dia menjelajahi setiap jengkal tanah disana.. untuk memuaskan dahaga jiwa petualang nya.
namun.. pada satu kesempatan.. saat dia melompati sebuah jurang yang lebarnya hanya sekitar 30-40 cm,
dengan kedalaman dasar tidak terlihat.. ransel nya putus !.. maka hilang lah semua peralatan yang dia bawa didalamnya, termasuk gps dan compass nya.
Adapun saat itu sudah menjelang malam, dan matahari sudah tidak terlihat, dia mencoba menentukan arah dengan melihat bintang sebagai petunjuk arah. Sayangnya.. cuaca saat itu sedang berawan tebal, akan datang badai.. sehingga di langit tidak tampak satu bintang pun..
Dalam kekalutan yang sangat karena tidak tau arah pulang.. sang petualang terus berjalan mengikuti langkah kakinya.
Tiba-tiba .. saat dia menembus belantara.. dia sudah dihadang oleh sekelompok suku primitif..
Suku itu berteriak teriak didepan nya " Hu Ha Hu Ha... " dengan muka beringas.. dan mengancam dia dengan tombak, panah.. dan peralatan perang lain nya..
Nyali nya langsung menjadi ciut.. dengkul nya gemetar.. dalam takut nya yang teramat sangat tersebut.. dia berdoa dalam hatinya.. "Tuhan.. ampuni aku.. bila sekarang maut menjemputku" tiba tiba ada suara dia dengar dari langit "Ajal mu belum tiba.. ambil batu terbesar yang mampu kau lempar" dengan terkaget-kaget dia menjadi takjub.. karena dia pikir yang dia dengar adalah suara Tuhan.. maka dia langsung mencari sebuah batu yang paling besar yang mampu dia lontarkan.
Kemudian suara tersebut terdengar kembali "Lemparkan batu tersebut ke kepala suku nya" dia bertanya kembali " yang mana kepala suku nya Tuhan ?" "Yang berdiri paling depan dan mukanya paling beringas.. lemparkan batu itu sekeras-keras nya ke wajahnya.. hantam dia sekuat tenaga mu dengan batu yang di tangan mu"
Setelah mendengar perintah dari yang dia pikir dari Tuhan,,.. dengan keyakinan amat sangat dan dengan seluruh tenaga yang dia miliki.. dia berlari mendekati kepala suku tersebut.. dan dia hantamkan ke muka kepala suku tersebut.. sampai muka nya remuk.. dan kepala suku itu pun langsung mati di tempat !
Melihat kejadian tersebut.. anggota suku tersebut yang lain nya.. langsung hening sejenak.. dan melihat dengan tatapan tidak percaya.. petualang tersebut langsung berpikir.. mungkin benar ini jalan nya Tuhan.. jadi aku bisa terbebas dari suku primitif yang buas ini
Belum sempat dia mengambil langkah untuk melarikan diri.. suku primitif tersebut sudah tersadar kembali.. dan langsung berteriak lebih keras dengan muka lebih beringas dari sebelumnya... dan maju menghampiri si petualang tersebut sambil menghunuskan tombak dan alat perang lain nya untuk membunuh petualang tersebut.
Si petualang kembali berdoa.. "Tuhan.. kok jadi gini.. kok malah mereka jadi lebih buas.. ? apa yang harus aku lakukan ?"
"Nah.. sekarang lah Ajal mu telah tiba !!"



