100.000+ klik se Indonesia

EcoBiz (Ekonomi and Business)

Management, Career & Business Talk

Bank Century menjadi Bank Mutiara

Postby adi » 02 Oct 2009, 07:43

Bank Century resmi berganti nama menjadi Bank Mutiara,
namun tetap menggunakan kode BCIC di bursa saham.

[ Post made via Mobile Device ] Image
User avatar
adi
Kyuubi
 
Posts: 442
Joined: 02 Dec 2008, 14:07

Sponsor

Hubungi : forumlowongan.com@gmail.com
untuk pasang iklan yang dibaca 50.000+ dari seluruh INDONESIA
Sponsor
 

EcoBiz (Ekonomi and Business)

Postby H4WK » 03 Oct 2009, 10:48

Tahun 2010 mobil murah rilis Indonesia. Pemerintah Indonesia siap mendukung produksi mobil murah dgn kisaran harga Rp 60-Rp 70 juta. Syratanya adalah mulai tahun dpn 60% adalah kandungan produksi dalam negeri. Saat ini pemerintah sedang membuat kebijakan utk mendukung rencana produksi mobil burah tersebut.

Masih belum diketahui apakah ada perubahan kebijakan kl mobil itu msh dikategorikan barang mewah atau tdk? Jika tidak, maka mobil tdk lagi dikenakan PPnBM, sehingga harganya tdk mahal.
H4WK
Rokubi
 
Posts: 127
Joined: 02 Sep 2009, 18:03

EcoBiz (Ekonomi and Business)

Postby H4WK » 05 Oct 2009, 11:09

Rupiah terus menguat thdp US$ yakni sdh menembus lvl 9500an, tepatnya di lvl 9575 skrg ini. Penurunan ini disebabkan oleh dampak pelemahan dollar AS thdp pasar uang Asia yg trus menerus. Pelemahan ini dapat memberi signal the fed utk menaikan suku bunga. Kita nanti lihat penutupannya.
H4WK
Rokubi
 
Posts: 127
Joined: 02 Sep 2009, 18:03

EcoBiz (Ekonomi and Business)

Postby H4WK » 05 Oct 2009, 11:35

Laba usaha 6 perusahaan bakrie anjlok 29.2%. Disebabkan penerimaan beban pajak penghasilan sebesar US$ 87.055 juta. Ditambah lagi beban keuangan pada semester 1 2009 yg mencapai Rp. 328,928 milliar.
H4WK
Rokubi
 
Posts: 127
Joined: 02 Sep 2009, 18:03

EcoBiz (Ekonomi and Business)

Postby H4WK » 06 Oct 2009, 11:43

IHSG tembus lvl 2500, bersama2 dgn indeks regional lainnya yg sdg naik....US$ skrg di lvl Rp. 9505. Ini berarti pengaruh gempa di Padang tdk menyurutkan penguatan rupiah. Sementara itu kenaikan IHSG dipengaruhi oleh saham perkebunan Astra International tbk (ASII) dgn kenaikan tertinggi Rp. 1000 mjd Rp. 33,200. Uang panas masih beredar, pasar asing masih melihat Indonesia sbg tempat utk berinvestasi yg memberikan high return, diprediksi ada pengutan IHSG dan rupiah msh akan berlanjut.
H4WK
Rokubi
 
Posts: 127
Joined: 02 Sep 2009, 18:03

EcoBiz (Ekonomi and Business)

Postby adi » 07 Oct 2009, 21:10

pemadaman listrik secara bergiliran yang kita alami sekarang, di beberapa wilayah di jakarta,
berdampak bagaimana ya?
apakah ada opportunity lost?
atau malah ada yg kena penalti dari buyer, karena tidak bisa nyelesaikan
pesanan, dalam waktu yg telah disepakati bersama, akibat listrik yg byar pet ini?
atau ada pekerjaan konstruksi, yg jadwal kerjanya jadi molor? karena tidak adanya sumber daya listrik?
berapa potensi kerugian yang timbul ya?
dan kenapa ga bisa cepat kembali normal, untuk pasokan listrik nya?
mungkin ada guest atau folowers yang bisa memberikan pencerahan?
atau sekedar sharing ?

[ Post made via Mobile Device ] Image
User avatar
adi
Kyuubi
 
Posts: 442
Joined: 02 Dec 2008, 14:07

EcoBiz (Ekonomi and Business)

Postby adi » 08 Oct 2009, 07:23

H4WK wrote:Kemungkinan rupiah akan dapat menembus lvl Rp 9500, apalagi dengan tewasnya Noordin M Top membawa sentimen positif utk rupiah. Pada perdagangan kamis (17/9/09) rupiah sempat menembus lvl Rp 9642, walaupun ditutup pd lvl Rp Rp 9700. Penguatan pada rupiah biasanya akan berdampak positif pada harga2 saham bro. Saham2 yg rekomendasi di akumulasi adalah saham2 pekebunanan dan consumer product. Saham pertambangan dan infrastruktur kmgkinan akan loyo.


beneran loh bro, pagi ini dolar
harganya 9400 an, kira2 bisa sampe
ke harga berapa ya?

IHSG juga dah di 2513

[ Post made via Mobile Device ] Image
User avatar
adi
Kyuubi
 
Posts: 442
Joined: 02 Dec 2008, 14:07

EcoBiz (Ekonomi and Business)

Postby H4WK » 13 Oct 2009, 11:39

Rupiah pagi ini menguat tipis Rp 9450 thd US$...walaupun kmrn sempat mengalami pelemahan di lvl Rp 9480. Pekan lalu Rupiah sempat menyentuh di lvl Rp 9378, namun dikarenakan harga rupiah terlalu turun jauh maka akan memepengaruhi kegiatan export terutama di Indonesia. Penguatan ini mungkin hanya bersifat sementara karena, the Fed juga masih terus mencetak uang US$, maka tingkat inflasi AS naik dan AS akan melemah dan resikonya mata uang negara lain menguat serta mendapatkan keuntungan.
H4WK
Rokubi
 
Posts: 127
Joined: 02 Sep 2009, 18:03

EcoBiz (Ekonomi and Business)

Postby H4WK » 19 Oct 2009, 12:09

Hari ini transaksi pasar saham sedang lesu dan dolar menguat tipis. Dikarenakan oleh susunan kabinet baru oleh presiden SBY yg akan diumumkan pd tanggal 20 Oktober 2009, investor menunggu keputusan tesebut. Sementara itu, penguatan dollar hanya sementara dikarenakan pengutan rupiah yg begitu tajam hingga pergerakan teknikalnyanya mixed, dikarenakan pemotongan suku bunga AS yg begitu tajam secara fundamental.
H4WK
Rokubi
 
Posts: 127
Joined: 02 Sep 2009, 18:03

EcoBiz (Ekonomi and Business)

Postby H4WK » 20 Oct 2009, 23:10

Hari ini pasar saham mengalami tekanan jual yg tinggi dari investor asing. Berdasarkan data perdagangan BEI seperti dikutip detikFinance, Selasa (20/10/2009), transaksi jual asing di pasar negosiasi sebesar Rp 319,916 miliar, sedangkan di pasar reguler sebesar Rp 928,594 miliar. Totalnya mencapai Rp 1,248 triliun.

Perusahaan BUMN menjadi saham fokus dibeli oleh asing. Spt Telkon (TLKM) senilai Rp 107,405 miliar. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 5,925 miliar, PT Timah Tbk (TINS) Rp 33,610 miliar, PT Semen Gresik Tbk (SMGR) Rp 21,421 miliar, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) Rp 49,395 miliar dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) senilai Rp 4,450 miliar.

Sementara perusahaan swasta yg masaih mjd fokus dibeli asing adl PT International Nickel Indonesia Tbk (INCO) Rp 17,114 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 89,875 miliar serta PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 20,580 miliar. Namun, fokus asing melepas saham2 swasta adlh PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Indo Tambanraya Megah Tbk (ITMG), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI).

Menurut detik finance, ssing melepas BUMI senilai Rp 299,062 miliar dengan net selling sebesar Rp 235,167 miliar. Tidak tampak dorongan beli asing yang cukup untuk menahan kejatuhan harga saham BUMI hari ini.

Pada saham ITMG, asing melepas senilai Rp 46,477 miliar dengan net selling Rp 19,488 miliar, artinya masih ada dorongan beli asing. Hal serupa terjadi pada saham BDMN dimana asing melepas Rp 10,153 miliar, namun karena adanya dorongan beli, ditutup net selling Rp 2,67 miliar.

Dua saham bank BUMN yaitu BBRI dan BMRI menerima tekanan jual asing cukup besar seperti BUMI. Penjualan asing pada saham BBRI mencapai Rp 109,408 miliar dengan net selling Rp 76,613 miliar.

Tekanan jual asing pada saham BMRI lebih besar lagi mencapai Rp 118,882 miliar. Dengan sedikit dorongan beli, BMRI ditutup net selling sebesar Rp 100,115 miliar.

Total nilai transaksi jual asing pada saham-saham tersebut di atas mencapai Rp 583,982 miliar dengan net selling Rp 434,053 miliar.

Penjualan volume tg besar oleh asing ini dikarenakan bursa Eropa mengalami koreksi bursa massal di negara2nya.

Jadi dpt disimpulkan pelamahan BEI ini bkn juga krn pelantikan presiden.
H4WK
Rokubi
 
Posts: 127
Joined: 02 Sep 2009, 18:03

PreviousNext

Return to ECOBIZ

Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 0 guests